RAHASIA PUASA: ALLAH ? SENDIRI YANG AKAN MEMBERIKAN PAHALANYA

"Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk Aku dan Aku sendiri yang akan memberi balasannya."

Ibnu Hajar menerangkan terdapat sepuluh pendapat mengenai maksud pengkhususan puasa bagi Allah ?. Di antaranya pendapat yang paling mendekati kebenaran ialah: Bahwa puasa padanya tidak terjadi riya sebagaimana terjadi pada amalan yang lainnya. Diceritakan oleh al-Maziri dan dinukil oleh ‘Iyad dari Abu ‘Ubaid.

Lafal Abu ‘Ubaid dalam kitab al-Garib-nya: "Sungguh kita mengetahui bahwa amal kebaikan semuanya bagi Allah ? dan Dialah yang membalasnya. Menurut kami—wallahu a’lam—hanyalah dikhususkannya puasa karena puasa tidak nampak pada anak adam mengerjakannya, puasa itu hanyalah di dalam hati."

Al-Qurthubi berkata: "Tatkala amal-amal itu dimasuki riya sedangkan puasa tidak diketahui dengan semata mengerjakannya kecuali oleh Allah ?, maka Allah ? menghubungkannya kepada diri-Nya. Karena itu Ia berfirman dalam hadis 'ia meninggalkan syahwatnya karena-Ku'." (Lihat: Fathul Bari, 6: 129)

Makna ??????? ??????? ???? (dan Akulah yang akan memberi balasannya) adalah: Allah ? sendiri yang mengetahui ukuran pahalanya, sedangkan ibadah lainnya dilipatgandakan dari sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Kecuali puasa, karena Allah ? memberi pahala tanpa hitungan. Ini seperti firman-Nya:

"Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas." (QS. Az-Zumar: 10). Orang-orang yang sabar itu ialah orang yang shaum (puasa) menurut kebanyakan pendapat.

Ahli ilmu menerangkan bahwa di dalam puasa terdapat tiga macam kesabaran:

Sabar dalam ketaatan kepada Allah ?.

Sabar dari maksiat kepada Allah ?.

Sabar atas ketetapan Allah ?.

Oleh karena itu, pahala orang yang puasa tanpa batas. (Lihat: Syarah Riyadh ash-Shalihin: 1393). Para ulama sepakat bahwa yang dimaksud dengan puasa di sini ialah puasa yang pelakunya mampu menjauhi perbuatan maksiat, baik dalam bentuk perkataan maupun perbuatan. 

Yuk persiapkan puasa yang bukan hanya menahan lapar, tapi juga menjaga hati, lisan, dan amal. Ikut The Best Ramadan, ikhtiar bersama untuk mewujudkan Ramadan terbaik tahun ini.

Baca di https://qbest.id/app6981f29bed200