KENAPA LISAN KITA DISEBUT SEBAGAI MAGNET TAKDIR?

Sering gak kita asal ngomong jelek tentang diri sendiri atau nasib? Misal, "Duh aku mah emang sial terus", "Gak bakalan bisa deh", atau "Anak ini nakal banget". Hati-hati, lisan kita itu punya kekuatan magnet yang bisa narik takdir, lho.

Di Surah Qaf ayat 18, Allah ? mengingatkan:

"Tidak ada suatu kata pun yang terucap, melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat)."

Setiap kata yang keluar dari mulut kita itu dicatat, dan bisa jadi diaminkan oleh malaikat yang lewat. 

Dalam psikologi pun ada istilah Self-Fulfilling Prophecy. Apa yang kita ucapkan berulang-ulang, otak akan mempercayainya dan alam bawah sadar akan mengarahkan kita ke sana. Islam udah ajarin ini dari dulu lewat pesan Rasulullah ?: "Berkatalah yang baik atau diam."

Makanya, mulai sekarang ganti narasi hidup kita. Jangan bilang "Susah banget", ganti jadi "Lagi ditantang Allah ? nih". Jangan bilang "Lagi bokek", ganti jadi "Lagi nunggu transferan rezeki". Kata-kata positif itu doa, dan doa itu senjata orang mukmin.

Yuk filter lagi omongan kita sehari-hari. Pastikan yang keluar cuma yang baik-baik, yang optimis, dan yang mengandung harapan. Siapa tau nasib baik kita ini tertahan cuma gara-gara kita terlalu sering ngucapin kata-kata negatif. Good words, good life.

Baca di https://qbest.id/app697dd4c941e10